Berita Terkini

Menu
Previous
Next

Kabar PKS

Kabar Parlemen

Kabar Indonesia

Opini

Tausiah

Inspirasi

Recent Posts

Bagi-Bagi Sembako, Komisi II : Ahok-Djarot Bisa Didiskualifikasi!

Selasa, 18 April 2017 / No Comments
Jakarta (17/4) – Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PKS, Sutriyono menilai tim sukses Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Syaiful Hidayat telah menciderai demokrasi yang bisa berujung didiskualifikasi. Pasalnya, mereka melakukan kecurangan dengan membagikan sembako di masa tenang kampanye putaran kedua Pilkada DKI Jakarta.
Sutriyono meminta KPU dan Bawaslu menindak tegas tim sukses Ahok-Djarot yang telah terbukti melanggar aturan Pilkada.
“Itu menciderai demokrasi, KPU dan Bawaslu sebagai penyelenggara harus tegas. Pelakunya harus ditangkap,” kata Sutriyono kepada TeropongSenayan di Jakarta, Minggu (16/4/2017).
Lebih jauh, Sutriyono mengungkapkan, jika pelanggaran tersebut bisa membuat pasangan nomor urut 2 cagub-cawagub Ahok-Djarot di diskualifikasi dalam gelaran Pilkada DKI. Itu terjadi, bila memenuhi unsur masif dan sistematif.
“Saya sudah minta jajaran Bawaslu RI ke Bawaslu DKI untuk antisipasi pencegahan dan juga penindakan,” jelasnya.
Sebelumnya, peristiwa pembagian sembako di Kalibata City terjadi pada pagi tadi sekitar pukul 08.30 WIB oleh sekelompok orang yang mengenakan kemeja kotak-kotak. Menindaklanjuti dari kejadian tadi, Panwaslu Jaksel sudah turun ke lapangan dan membubarkan kegiatan pembagian sembako.
“Pengawas TPS di Kalibata City mengetahui kejadian itu kemudian menginformasikan kepada kami. Panwas langsung turun ke lapangan, kemudian membubarkan itu karena pertama memang tidak ada pemberitahuan, kemudian yang kedua juga ini sudah memasuki masa tenang, dan yang ketiga juga ini orang-orangnya juga tidak ada informasi sama sekali,” ujar ketua Panwaslu Jaksel, Ahmad Ari Masyhuri kepada wartawan, Minggu (16/4/2017).
Tak hanya itu di kawasan Mampang, juga ditemui peristiwa bagi-bagi sembako ini. Bahkan pihak Anies-Sandi telah menyerahkan bukti tiga karung sembako yang dikumpulkan dari praktek curang oleh Tim Ahok-Djarot yang terjadi di berbagai kawasan di Jakarta kepada Bawaslu DKI Jakarta
Sumber: teropongsenayansumut.pks.id

PKS Sumut Serius Menangkan Kadernya dalam Pilgubsu 2018

Senin, 20 Maret 2017 / 2 Comments
sumut.pks.id, MEDAN - PKS Sumut serius memenangkan kadernya pada Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) 2018. Hal ini diungkapkan langsung oleh Muhammad Hafez dalam acara Safari Dakwah Sumatera Utara, pada 18-19 Maret 2017 di Tebing Tinggi dan Lubuk Pakam.

Ketua umum DPW PKS Sumut, Muhammad Hafez dalam sambutannya tegas mengatakan bahwa PKS akan serius memenangkan kader pada Pilgubsu 2018. "Ini menjadi penting, sekaligus menjadi sarana pembuktian bahwa PKS serius ingin membangun Sumut. Jika berhasil, ini akan mengembalikan citra positif PKS di Sumatera Utara," ujarnya.

Namun saat disinggung siapa kader yang akan diusung pada Pilgubsu 2018, Hafez mengatakan bahwa penjaringan internal akan segera dimulai, namun nama Tifatul Sembiring salah satu yang cukup kuat dibicarakan di kader dan struktur PKS.

Kegiatan yang bertajuk “Bersatu Kita, Sumut Sejahtera” bertujuan untuk memanaskan mesin partai jelang Pilgubsu 2018. Menurut Abdulrahim Siregar, selain konsolidasi kader, Pimpinan PKS juga ingin mendengar langsung kritik dan saran tokoh masyarakat di daerah terhadap PKS dan juga tanggapan tokoh terhadap pelaksaan pilgubsu 2018. 

“Kader dan tokoh adalah kunci kesuksesan PKS dalam pemilu, jika keduanya solid dan terkonsolidasi dengan baik maka kemenangan PKS dalam Pemilu khususnya Pilgubsu dapat diraih,” ujar Rahim yang merupakan Sekretaris Umum DPW PKS Sumut.

Hadir dalam rombongan Safari Dakwah tersebut Aleg DPR RI dapil Sumatera Utara, Tifatul Sembiring, Iskan Qolba Lubis, Anshory Siregar, dan juga Ketua Fraksi PKS DPRD Sumut Zulfikar serta jajaran Pimpinan dan Pengurus DPW PKS Sumut. [sak]


Jelang Pilgubsu 2018, PKS Sumut Gelar Safari Dakwah

/ 2 Comments

sumut.pks.id, MEDAN - Jelang Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) 2018, Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera Sumatera Utara melanjutkan kegiatan Safari Dakwah, Sabtu dan Ahad, 18-19 Maret 2017 di Tebing Tinggi dan Lubuk Pakam.

Juanda Sukma mengatakan kegiatan yang bertajuk “Bersatu Kita, Sumut Sejahtera” bertujuan untuk memanaskan mesin partai jelang Pilgubsu 2018.

“Pimpinan PKS ingin mendengar dan bertemu langsung dengan semua kader di Sumatera Utara. Selain kader kita juga ingin menyapa tokoh masyarakat didaerah. Makanya kegiatan berbentuk safari akan kita lakukan terus secara bergulir, ” ujar Juanda selaku Ketua Humas DPW PKS Sumut.

Menurut Juanda, Safari Dakwah PKS dilakukan dengan dua forum dalam satu titik. Forum pertama bertujuan untuk mengkonsolidasikan kader dan struktur PKS. Hal ini penting karena tersangkutnya kader PKS yang berhasil dimenangkan pada Pilgubsu 2013 menyisakan luka dihati kader, walaupun berangsur pulih.

“Dengan safari dakwah diharapkan tidak hanya pulih namun lebih bersemangat dari sebelumnya,” ungkap Juanda.

Selain konsolidasi kader, Pimpinan PKS juga ingin mendengar langsung kritik dan saran tokoh masyarakat di daerah terhadap PKS dan juga tanggapan tokoh terhadap pelaksanaan pilgubsu 2018. [sak]


Asah Kreatifitas Kader, PKSart Binjai Gelar Pelatihan Disain Grafis

Senin, 23 Januari 2017 / 4 Comments

sumut.pks.id, BINJAI – Kopi darat para anggota Komunitas Kreatif PKS khususnya relawan PKSart Binjai selain dijadikan ajang silaturahim juga sebagai wahana mengasah kemampuan individu tiap anggota dengan mengadakan pelatihan disain grafis di MediaCom Binjai, Ahad (22/01).

Puluhan perserta yang berasal dari Binjai dan Kabupaten Langkat tampak antusias, tekun serta penuh semangat dalam mencerna setiap materi yang disampaikan di pelatihan tersebut.

“Fenomena media visual dan adio visual yang berkembang di keseharian masyarakat kita, terutama pengguna media sosial (Medsos), menyeret kita untuk sigap akan teknologi itu biar nggak gaptek (gagap teknologi -red)” ujar Ketua DPD PKS Kota Binjai, Fitra Syamsurizal dalam sambutannya saat pembukaan acara tersebut.

Lebih lanjut, ia juga menilai bahwa pegiat dakwah dewasa ini mesti mampu mengoptimalkan Medsos sebagai sarana dakwah yang sangat potensial pemanfaatannya. Maka dari itu, pembekalan kemampuan pemanfaatan Medsos dan media pendukungnya bagi kader dakwah dirasa urgen saat ini.

Apresiasi tinggi juga disampaikan Kabid Humas DPW PKS Sumatera Utara, Juanda Sukma, dalam pelatihan yang dipandu Deddy Pranata, SE, itu. Dalam sambutanya, Juanda berharap seluruh Kabupaten – Kota di Sumatera Utara ini dapat mengoptimalkan Komunitas Kreatif PKS sebagai wadah berkumpulnya kader maupun masyarakat umum, khususnya pemuda-pemudi yang memiliki hobi yang sama dan bersama menyalurkan kreatifitasnya di komunitas ini.

“Oleh karenanya, Humas DPW PKS Sumatera Utara akan mendukung penuh langkah-langkah kongkrit yang diupayakan tiap DPD Kabupaten – Kota dalam hal pemberdayaan Komunitas Kreatif PKS ini,” pungkasnya.

Tampak hadir dalam kesempatan itu Kabid Humas DPD PKS Kota Binjai, Hariadi, S.Pd. dan Kabid Humas DPD PKS Kabupaten Langkat, Joko Mariono, M.Pd. [amr]

Humas Harus Dorong Publik Melek Kepentingan Umat

Senin, 10 Oktober 2016 / 3 Comments

sumut.pks.id, JAKARTA - Bidang Humas DPP PKS menggelar PKS Public Relations (PR) Summit di Hotel Ambhara, Jakarta Selatan Jumat (7/10/2016) hingga Ahad (9/10/2016). Gelaran nasional ini dihadiri Ketua Bidang Humas PKS di seluruh Provinsi di Indonesia.

Ketua Bidang Humas DPP PKS Dedi Supriadi menerangkan, reputasi yang dibangun PKS tidaklah disulap dalam satu dua hari. Berkiprah di dunia politik selama 18 tahun bukanlah waktu yang pendek meski bukan waktu yang belum terlalu panjang. Humas, papar Dedi, berada di garis depan dalam membangun reputasi berdasarkan kerja-kerja nyata partai.

Dedi menerangkan, humas berperan besar agar masyarakat semakin melek atau literate, secara aksara, media juga melek politik. Humas, ujarnya, harus menjawab tantangan tersebut dengan melakukan upaya membuat publik, internal dan eksternal,  melek politik, melek media.

 "Dan pastinya melek kepentingan umat," ujar Dedi dalam pembukaan PKS PR Summit, Jumat (7/10/2016).

Dedi melanjutkan, setiap kader di PKS sejatinya adalah humas. Sebab mereka terus menerus membangun reputasi positif lembaga melalui komunikasi persuasif yang terencana dan berkesinambungan.

Dedi berpesan agar humas juga mesti selalu mengikuti perkembangan lingkungan. Salah satu tantangan praktisi humas adalah berubah secara cepat dalam pemanfaatan medium-medium komunikasi politik yang kini semakin beragam. Kerja menjadikan masyarakat melek literasi harus dilakukan sebab saat ini publik dengan mudah digiring ke suatu permasalahan dan menjadi penyebar setia konten-konten yang tidak bermanfaaat.

 "Bahkan malah cenderung menjauhkan umat dari permasalahan sebenarnya," kata Dedi. [pks.id]

PR Summit, PKS Perkokoh Peran Humas untuk Kepentingan Umat

/ 4 Comments

sumut.pks.id, JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar hajat nasional PKS Public Relations (PR) Summit 2016 di Hotel Ambhara, Jakarta, Jumat (7/10/2016) hingga Ahad (10/10/2016). PKS PR Summit 2016 diikuti oleh pengurus Bidang Humas DPP PKS dan Pengurus Bidang Humas PKS seluruh Indonesia.

Ketua Bidang Humas DPP Dedi Supriadi menerangkan, reputasi partai sebagai lembaga publik saat ini mudah dipantau dengan munculnya kanal media baru. PKS PR Summit yang mengusung tema "Menyambut Era Media Baru", adalah ikhtiar agar masyarakat bisa semakin melek secara aksara dan juga politik. "Upaya terus menerus inilah yang kita sebut kerja-kerja kehumasan," kata Dedi saat pembukaan PKS PR Summit, Jumat (7/10/2016).

Dedi menerangkan, output PR Summit adalah membangun reputasi positif PKS di mata publik. Aktivitas humas menjadi penting agar apa saja kepentingan publik menjadi perhatian bersama. "Tantangan humas adalah melakukan upaya membuat publik, internal dan eksternal,  melek politik, melek media dan pastinya melek kepentingan umat," ujar Dedi.

Peran humas juga mesti mengetengahkan kerja-kerja PKS selama ini seperti membantu masyarakat, mengadvokasi anggaran-anggaran prorakyat miskin dan cepat bergerak dalam kondisi rakyat membutuhkan seperti bencana.

PKS PR Summit yang juga dihadiri komunitas relawan Humas seluruh Indonesia ini diisi dengan diskusi bersama beberapa Pemimpin Redaksi Media Massa Nasional dan Studium General oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. Selain itu, PKS PR Summit akan memberikan peningkatan kapasitas kehumasan bagi seluruh relawan Komunitas Humas. [pks.id]

 

Wujud Khidmat untuk Rakyat, Balikpapan Luncurkan Pusat Khidmat

Senin, 26 September 2016 / 2 Comments

sumut.pks.id, BALIKPAPAN - Sebagai wujud komitmen khidmat untuk masyarakat, Partai Keadilan Sejahtera Balikpapan meluncurkan Pusat Khidmat untuk masyarakat.

"Pusat Khidmat PKS adalah wujud komitmen PKS dalam berupaya untuk selalu hadir memberikan manfaat dan kontribusi nyata di tengah-tengah masyarakat," kata ketua Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) DPP PKS Fahmy Alaydroes di Kota Balikpapan Kalimantan Timur, Ahad (25/9/16).

Kader-kader PKS, kata dia dalam launching Pusat Khidmat PKS, harus senantiasa berlomba-lomba untuk menjadi sebaik-baiknya manusia sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah, Muhammad Saw.

"Manusia yang paling baik adalah yang bermanfaat bagi masyarakat di sekitarnya," kata Fahmy.

Acara yang bertepatan dengan rapat koordinasi Bidang Kesra seluruh Ketua Bidang Kesra se-Kalimantan Timur itu juga dihadiri Sekbid Kesra DPP PKS Asep Teguh Firmansyah, Ketua Depkes Muhammad F., Sekretaris Depsos Dedi Sularso, Staff Depdik Suhartono, Staff Depkes Nailly Muhammad dan Ida. Wakil Ketua DPW Kaltim, Pengurus Kesra DPW Kaltim, Kabid Kesra DPD, dan Kokab se-Kaltim. [pks.id]

 

PKS dan Ormas Islam Saling Melengkapi Hadapi Pilkada DKI

Kamis, 15 September 2016 / 1 Comment

sumut.pks.id, JAKARTA - Ketua Majelis Syuro PKS Habib Salim Segaf Al Jufri menyebutkan PKS adalah rumah bersama untuk berpikir dan merencanakan kemashlahatan untuk umat dan bangsa. Habib Salim menyebut silaturahim dan ikatan antara PKS dan ormas Islam amat penting. Kebersamaan tersebut ibarat hubungan dan kepala dan tubuh.

PKS dan Ormas Islam, tutur Habib Salim, bisa saling melengkapi. "Yang paling hebat mungkin kepala, tapi tanpa tubuh apa hebatnya. Jika kepala itu partai politik tidak juga. Kadang yang tidak tampak yang lebih berfungsi. Menurut saya kita inilah semua yang hebat," papar Habib Salim dalam Silaturahim Idul Adha DPTP PKS dengan Ormas Islam, Rabu (14/9/2016).

Mantan menteri sosial RI ini melanjutkan, bangsa ini membutuhkan ijtihad politik. Perjuangan untuk kemashlahatan umat dan bangsa masih cukup panjang. Sehingga kebersamaan, salah satunya dalam bingkai ijtihad politik menjadi penting. "Kalau kita tidak berjuang bersama, maka khawatir ini akhir perjuangan kita.Tidak meski berjuang di sini (partai), suatu saat kita akan bertemu dan berdialog di situ kekuatan kita," kata Habib Salim.

Selain jajaran DPTP PKS, silaturahim ini juga dihadiri beberapa Ormas Islam seperti Jaringan Pemuda Remaja Masjid Indonesia (JPRMI), Majelis Pesantren Ma'had Dakwah Indonesia (Mapadi), Forum Umat Islam (FUI), Gubernur Muslim Jakarta (GMJ), Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI), Mathlaul Anwar, Al Ittihadiyah, Insist, Al Irsyad Al Islamiyah, Persatuan Umat Islam (PUI), Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI), Syarikat Islam, Center Of Study For Indonesian Leadership (CSIL), Asy Syafiiyah, Alwashliyah, Aisyiyah dan Majelis Pelayan Jakarta (MPJ). [pks.id]


PKS Kota Medan Salurkan 37 Sapi dan 70 Kambing di 21 Kecamatan

/ 1 Comment

sumut.pks.id, MEDAN - Untuk menjalin kebersamaan dan kebahagiaan dengan masyarakat, Partai Keadilan Sejarhtera (PKS) Kota Medan menyalurkan 107 ekor hewan kurban untuk tahun ini, Senin (12/09). Semua kader PKS Kota Medan di berbagai Kecamatan serentak memotong hewan kurban untuk disalurkan kepada masyarakat yang berhak.

Proses pemotongan hewan kurban tersebar di seluruh sekretariat – sekretariat Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKS Se-Kota Medan. Alhamdulillah, tahun ini total pengkurban yang menitipkan kurbannya ke struktur DPC PKS Se-Kota Medan sebanyak 107 hewan kurban. Hewan kurban tersebut terdiri dari 37 sapi dan 70 kambing.

Ditemui saat melakukan pemotongan hewan qurban di DPC PKS Kecamatan Medan Tembung, Plt Ketua DPD PKS Kota Medan, Abdul Rahim Siregar mengatakan, pendistribusian daging qurban dilakukan PKS mulai dari tanggal 12 sampai 14 September. Sedangkan untuk teknis pembagiannya diserahkan ke DPC masing-masing yang lebih paham tentang wilayahnya.

Abdul Rahim melanjutkan bahwa daging qurban yang disebar ke masyarakat merupakan hasil dari donasi Aleg PKS, kader serta simpatisan PKS yang mempercayakan hewan qurbannya dikelola oleh PKS. Bagi PKS ibadah qurban memiliki arti penting. Kurban memiliki esensi tentang bagaimana sebagai sebuah partai politik, PKS bisa terus bekerja dan berkorban untuk masyarakat.

"Bagi kami ibadah qurban itu mengajarkan kepada kader-kader PKS untuk selalu berkorban dan bekerja melayani masyarakat secara terus menerus, kurban itu membahagiakan dan ini wujud khidmat PKS kepada rakyat," ujar Abdul Rahim.

Abdul Rahim berharap selain kegiatan ini dapat memperkuat ukhuwah islamiyah juga diharapkan dapat meningkatkan tali silaturahmi dan rasa kebersamaan dengan masyarakat. Masyarakat juga lanjut Rahim, dapat lebih mendalami makna berqurban. Selain melatih jiwa berqurban, ibadah ini juga merupakan upaya menumbuh kembangkan kepedulian sosial kepada sesama manusia.


’’Semoga kita sebagai mukmin yang bertakwa dalam berqurban ini bisa mempersembahkan hewan qurban yang terbaik,” harap dia. [pksmedan]

Antisipasi Macet Idul Adha, Fraksi Minta Kementerian/Lembaga Tingkatkan Koordinasi

Senin, 05 September 2016 / 1 Comment

sumut.pks.id, JAKARTA – Komisi V DPR RI mengingatkan kementerian/lembaga (K/L) untuk terus bersinergi dan berkoordinasi dalam rangka mengatasi adanya potensi kemacetan parah pada libur Idul Adha Senin (12 Agustus 2016) mendatang.

"Kalau Idul Adha jatuh pada Senin 12 Agustus berarti ada kemungkinan libur panjang. Dan saya yakin kejadian Brexit tidak akan terulang saat libur Idul Adha jika koordinasi bagus," jelas Wakil Ketua Komisi V DPR RI Yudi Widiana di Jakarta, Minggu (4/9).

Selain koordinasi, Yudi juga menyarankan perlu dilakukan simulasi dan distribusi peran saat puncak arus mudik antara kemenhub, kemenpupera, kepolisian dan operator jalan tol.

"Belajar dari pengalaman penyelenggaraan mudik Idul Fitri lalu, perlu ada pendistribusian tugas yang jelas pada masing-masing kementerian/lembaga dan tanggap darurat untuk pelayanan kesehatan juga harus sudah ada, jangan sampai gagap seperti mudik lalu," kata Legislator PKS dari Daerah Pemilihan Jawa Barat V ini.

Untuk libur Idul Adha tahun ini, dipastikan sejumlah titik rawan macet di Jalur Pantura akan dilintasi warga Ibu Kota. Seperti tol dalam kota, Tol Cikampek KM 10, yang disebabkan karena ada pertemuan tiga arus. [pks.id]