Berita Terkini

Menu
Previous
Next

Kabar PKS

Kabar Parlemen

Kabar Indonesia

Opini

Tausiah

Inspirasi

Recent Posts

PKS : Muslimah Memiliki Peranan dan Kontribusi dalam Pembangunan

Selasa, 01 Agustus 2017 / No Comments

sumut.pks.id, BINJAI (31/7) - Dalam upaya peningkatan kesejahteraan keluarga, Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) Bidang Hubungan Kelembagaan Perempuan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Binjai, bersilaturrahim ke Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Kota Binjai di ruang kerja IPEMI di Jalan T. A. Hamzah No. 374E Kecamatan Binjai Utara, Senin (31/7/17).

Silaturahim ini diharapkan dapat membangun sinergitas antar organisasi dalam uapaya peningkatan kapasitas perempuan yang terus menjadi perhatian dan merupakan program prioritas dari BPKK PKS Kota Binjai. Seluruh upaya dan kegiatan yang mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga, termasuk pengembangan wirausaha perempuan mendapatkan perhatian dan dukungan penuh dari PKS Kota Binjai yang sekarang memiliki 2 perwakilan di DPRD Kota BInjai.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua IPEMI Kota Binjai dr. Ellen mengatakan “Saat ini banyak pengusaha dari luar yang membeli produk hasil olahan masyarakat Kota Binjai, sehinga kita harus memanfaatkannya”, imbuhnya yang juga didampingi Sekretaris IPEMI Rodiatik, dan Bendahara IPEMI Eni Alya.

Sementara itu, Ketua Bidang Hubungan Kelembagaan Perempuan PKS Siti Hajar mengatakan bahwa terbentuknya organisasi IPEMI tersebut diharap bisa untuk meningkatkan peran dan kontribusi muslimah dalam pembangunan di Kota Binjai yang berkepribadian Indonesia dan berakhlakul karimah.

"Insya Allah kami siap mendukung penuh program-program IPEMI untuk meningkatkan kesejahteraan kaum muslimah juga mengawal produk kita agar tetap eksis terus," jelasnya.

Hadir juga pada kegiatan tersebut Ketua Deputi Kajian Wanita dan Keluarga Sri Wahyunita, anggota Deputi Ketahanan Keluarga Ibu Arfina Muharni, dan anggota Deputi PKKP Putri Ramadhani. [pksbinjai]

Peringati Hari Anak, BPKK PKS Sumut Kunjungi Panti Asuhan Al Washliyah

Rabu, 26 Juli 2017 / No Comments

sumut.pks.id, MEDAN - Dalam rangka Hari Anak Nasional 2017, Senin pagi, (24/7/17) Bidang Perempuan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPW PKS Sumatera Utara melakukan kunjungan ke Panti Asuhan Al Washliyah Jalan Karya Jaya no.248 Kecamatan Medan Johor.

Rombongan BPKK disambut oleh ketua panti asuhan, Ibu Hj.Rodiah dan beberapa staf guru panti serta anak-anak yatim dan dhuafa penghuni panti asuhan.

BPKK DPW PKS Sumatera Utara dihadiri oleh Ketua Umum Fitri Gustiani, Ketua Bidang PKKP Irfah Halena dan Susi Aisyah, Elli Gutiawati anggota Bidang HKP, Ketua Bidang Kajian Popie Susanty dan anggota Ismah Sya'diah.

Kunjungan kali ini diisi dengan acara motivasi yang disampaikan oleh Susi Aisyah di aula sekolah panti asuhan. Anak-anak diberikan motivasi seputar kehidupan yang harus disyukuri dimanapun kita berada karena sesungguhnya setiap kesulitan diapit oleh dua kemudahan.

Acara diakhiri dengan pemberian santunan alat tulis sekolah kepada anak anak penghuni panti asuhan. Semoga anak anak panti asuhan menjadi anak anak sholeh sholehah, jujur, pintar, bermanfaat untuk agama, nusa dan bangsa.

Bersama BPJS, Ansory Siregar Sosialisasikan Program Jaminan Kesehatan Nasional

Senin, 12 Juni 2017 / No Comments

sumut.pks.id, BINJAI - BPJS Cabang Utama Medan menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional bersama Tokoh Masyarakat H. Ansory Siregar, Lc (Anggota Komisi IX DPR RI) Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Dalam kegiatan tersebut yang bekerja sama dengan Lembaga Pendidikan Baitul Hijrah Kota Binjai menghadirkan 200 orang peserta yang diundang dari seluruh kecamatan di Kota Binjai, Ansory menjelaskan tentang advokasi yang dilakukan di Dewan Perwakilan Rakyat di Jakarta demi mensejahterakan rakyat Indonesia.

“Jangan segan untuk menghubungi saya jika ada masyarakat yang merasa dirugikan oleh pelayanan BPJS keshatan di rumah sakit”, ungkap Ansory, Sabtu (11/7).

Selama berlangsungnya kegiatan di aula Jauhiriyah Binjai Utara, panitia mencoba melakukan pendeteksian kepesertaan BPJS Kesehatan kepada 200 orang peserta yang hadir, dan ternyata hanya 22 orang yang telah mendaftar dan mendapatkan Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Muliany selaku Kepala Unit Hukum Komunikasi Publik dan Kepatuhan Cabang Utama Medan menjelaskan dalam paparan materinya tentang pentingnya bergotong royong dalam penjaminan kesehatan masyarakat,

"Setiap peserta dan masyarakt non perserta BPJS Kesehatan wajib mengetahui prosedur pelayanan BPJS kesehatan," ungkap Muliany.

Dalam pemaparan tentang pelayanan BPJS kesehatan Muliany yang di damping langsung oleh Kepala BPJS Kesehatan Kota Binjai Thomas Hamonangan, SE. mendapatkan banyak keritikan dari para peserta tentang buruknya pelayanan kesehtan di beberapa rumah sakit di Kota Binjai.

“Kami akan terus memantau perkembangan pelayanan BPJS kesehatan di Kota Binjai, pelayanan BPJS pasti ada kelebihan dan kekurangannya, sehingga di pertemuan kali ini lah kami beraharapmasukan dari semua kalangan masyarakat” ungkap Thomas dalam sela-sela sesi diskusi.

Kegiatan tersebut ditutup dengan pemberian ucapan terimakasih yang diberikan langsung oleh Ketua Lembaga Pendidikan Baitul Hijrah Bapak Fitra Syamsurizal, A.Md, selaku lembaga penyelenggara sosialisasi BPJS kesehatan ini. Mudah-mudahan kegiatan ini bermanfaat bagi para peserta sosialisasi dengan harapan bisa menjadi penghubung pemahanan tentang BPJS kesehatan yang diperolehnya dalam kegiatan tersebut.

Fraksi PKS Perjuangkan Wajib Belajar 12 Tahun di Sumut

Rabu, 03 Mei 2017 / 1 Comment
sumut.pks.id, MEDAN (2/5) -  Anggota Komisi E DPRD Sumatera Utara Fraksi PKS, Ikrimah Hamidy akan memperjuangkan program Wajib Belajar (WAJAR) 12 tahun menjadi prioritas Sumatera Utara agar meningkatkan kualitas masyarakat yang berdaya saing.

Program ini akan diperjuangkan melalui Panitia Khusus (PANSUS) Rancangan Peraturan Daerah Sistem Penyelenggara Pendidikan Sumatera Utara.

Secara nasional, pemerintah pusat baru menetapkan wajar 9 tahun. Artinya target baru sampai tamat SLTP Sederajat. Namun diera MEA sekarang ini, peningkatan pendidikansudah sangat mendesak agar mampu berdaya saing dengan Negara tetangga.

Daya Saing Sumatera Utara pada 2016 merosot jauh dari 2015 menjadi urutan ke 24 dari 33 provinsi di Indonesia, akibat banyak factor, temuan ini merupakan hasil penelitian dari Asia Competitivenees Institute Lee Kuan Yew School of Public Policy National University Of Singapura.

Konsekuensinya adalah pemerintah Provinsi Sumatera Utara harus juga bertangung jawab guna menunjang pemda kabupaten/kota untuk menjamin keberlangsungan masyarakat guna menuntaskan WAJAR 12 tahun.

“Pemprovsu harus juga bertangung jawab untuk menjamin keberlangsungan masyarakat Sumatera Utara guna menuntuskan Wajib Bekajar 12 tahun,”Ikrimah. [js]

Zulfikar : Jadikan MTQ Momentum Membangun Karakter Masyarakat Sumut

/ 1 Comment

sumut.pks.id, MEDAN (2/5) - Sumatera Utara ditetapkan sebagai tuan rumah MTQ nasional tahun 2018. Banyak hal yang harus dipersiapkan, seperti Qori dan Qoriah agar sumut meraih juara di rumah sendiri, panitia penyelenggara dan rangkaian acara serta yang tak kalah penting dampak bagi masyarakat Sumut agar semangat dalam membaca dan memahami Alquran.

Hal ini disampaikan Zulfikar, Anggota Komisi E DPRD Sumatera Utara Fraksi PKS dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi E DPRD Sumut untuk mengevaluasi persiapan penyelenggaraan MTQ di Sumatera Utara Tahun 2018.

“Menjadi tuan rumah MTQ Tingkat Nasional adalah pertaruhan reputasi dan marwah Sumut, karena kita menyambut para pecinta Alquran. ini tidak bisa main-main, Saya berharap Pemprovsu serius dan bekerja keras untuk mensukseskan event ini” Ujar Zulfikar.

Selain mengevaluasi persiapan penyelenggaran MTQ Nasional. Zulfikar juga menyinggung terkait dampak lain dari penyelenggaraan MTQ ini.

“Sebaiknya kita memandang MTQ tidak sebagai kegiatan kompetisi saja, tapi bagaimana menjadikan Alquran membumi di Nusantara sehingga melahirkan karakter masyarakat yang berakhlakul Karimah. Apa gunanya kita perlombakan rutin dengan Anggaran yang besar tapi tetap menjauhkan Alquran dari anak-anak dan masyarakat kita” tambah Zulfikar.

Harus ada konsep yang jelas dari Pemerintah khususnya Kementrian Agama, agar Al-Quran bisa semakin akrab dengan keseharian masyarakat. Kita terus melakukan pembangunan infrastruktur tapi jangan sampai lalai membangun mental dan spiritual masyarakat khusunya generasi muda. Momentum MTQ harus dijadikan penyemangat untuk membaca dan memahami Al-Quran.

Sesuai rencana MTQ Nasional Tahun 2018 akan diselengarakan selepas Idul Adha 1439 H atau sekitar bulan Agustus – Oktober 2018. Kegiatan ini akan berpusat di Gedung Serbaguna Pemprovsu di Jl William Iskandar Medan dan melibatkan 7 kabupaten/kota lain, yaitu Langkat, Binjai, Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Tebing Tinggi dan Asahan. Sebelumnya Sumut pernah juga menjadi tuan rumah MTQ Nasional pada tahun 1971 lalu. [js]

Bagi-Bagi Sembako, Komisi II : Ahok-Djarot Bisa Didiskualifikasi!

Selasa, 18 April 2017 / 1 Comment
Jakarta (17/4) – Anggota Komisi II DPR dari Fraksi PKS, Sutriyono menilai tim sukses Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Syaiful Hidayat telah menciderai demokrasi yang bisa berujung didiskualifikasi. Pasalnya, mereka melakukan kecurangan dengan membagikan sembako di masa tenang kampanye putaran kedua Pilkada DKI Jakarta.
Sutriyono meminta KPU dan Bawaslu menindak tegas tim sukses Ahok-Djarot yang telah terbukti melanggar aturan Pilkada.
“Itu menciderai demokrasi, KPU dan Bawaslu sebagai penyelenggara harus tegas. Pelakunya harus ditangkap,” kata Sutriyono kepada TeropongSenayan di Jakarta, Minggu (16/4/2017).
Lebih jauh, Sutriyono mengungkapkan, jika pelanggaran tersebut bisa membuat pasangan nomor urut 2 cagub-cawagub Ahok-Djarot di diskualifikasi dalam gelaran Pilkada DKI. Itu terjadi, bila memenuhi unsur masif dan sistematif.
“Saya sudah minta jajaran Bawaslu RI ke Bawaslu DKI untuk antisipasi pencegahan dan juga penindakan,” jelasnya.
Sebelumnya, peristiwa pembagian sembako di Kalibata City terjadi pada pagi tadi sekitar pukul 08.30 WIB oleh sekelompok orang yang mengenakan kemeja kotak-kotak. Menindaklanjuti dari kejadian tadi, Panwaslu Jaksel sudah turun ke lapangan dan membubarkan kegiatan pembagian sembako.
“Pengawas TPS di Kalibata City mengetahui kejadian itu kemudian menginformasikan kepada kami. Panwas langsung turun ke lapangan, kemudian membubarkan itu karena pertama memang tidak ada pemberitahuan, kemudian yang kedua juga ini sudah memasuki masa tenang, dan yang ketiga juga ini orang-orangnya juga tidak ada informasi sama sekali,” ujar ketua Panwaslu Jaksel, Ahmad Ari Masyhuri kepada wartawan, Minggu (16/4/2017).
Tak hanya itu di kawasan Mampang, juga ditemui peristiwa bagi-bagi sembako ini. Bahkan pihak Anies-Sandi telah menyerahkan bukti tiga karung sembako yang dikumpulkan dari praktek curang oleh Tim Ahok-Djarot yang terjadi di berbagai kawasan di Jakarta kepada Bawaslu DKI Jakarta
Sumber: teropongsenayansumut.pks.id

PKS Sumut Serius Menangkan Kadernya dalam Pilgubsu 2018

Senin, 20 Maret 2017 / 3 Comments
sumut.pks.id, MEDAN - PKS Sumut serius memenangkan kadernya pada Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) 2018. Hal ini diungkapkan langsung oleh Muhammad Hafez dalam acara Safari Dakwah Sumatera Utara, pada 18-19 Maret 2017 di Tebing Tinggi dan Lubuk Pakam.

Ketua umum DPW PKS Sumut, Muhammad Hafez dalam sambutannya tegas mengatakan bahwa PKS akan serius memenangkan kader pada Pilgubsu 2018. "Ini menjadi penting, sekaligus menjadi sarana pembuktian bahwa PKS serius ingin membangun Sumut. Jika berhasil, ini akan mengembalikan citra positif PKS di Sumatera Utara," ujarnya.

Namun saat disinggung siapa kader yang akan diusung pada Pilgubsu 2018, Hafez mengatakan bahwa penjaringan internal akan segera dimulai, namun nama Tifatul Sembiring salah satu yang cukup kuat dibicarakan di kader dan struktur PKS.

Kegiatan yang bertajuk “Bersatu Kita, Sumut Sejahtera” bertujuan untuk memanaskan mesin partai jelang Pilgubsu 2018. Menurut Abdulrahim Siregar, selain konsolidasi kader, Pimpinan PKS juga ingin mendengar langsung kritik dan saran tokoh masyarakat di daerah terhadap PKS dan juga tanggapan tokoh terhadap pelaksaan pilgubsu 2018. 

“Kader dan tokoh adalah kunci kesuksesan PKS dalam pemilu, jika keduanya solid dan terkonsolidasi dengan baik maka kemenangan PKS dalam Pemilu khususnya Pilgubsu dapat diraih,” ujar Rahim yang merupakan Sekretaris Umum DPW PKS Sumut.

Hadir dalam rombongan Safari Dakwah tersebut Aleg DPR RI dapil Sumatera Utara, Tifatul Sembiring, Iskan Qolba Lubis, Anshory Siregar, dan juga Ketua Fraksi PKS DPRD Sumut Zulfikar serta jajaran Pimpinan dan Pengurus DPW PKS Sumut. [sak]


Jelang Pilgubsu 2018, PKS Sumut Gelar Safari Dakwah

/ 4 Comments

sumut.pks.id, MEDAN - Jelang Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) 2018, Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera Sumatera Utara melanjutkan kegiatan Safari Dakwah, Sabtu dan Ahad, 18-19 Maret 2017 di Tebing Tinggi dan Lubuk Pakam.

Juanda Sukma mengatakan kegiatan yang bertajuk “Bersatu Kita, Sumut Sejahtera” bertujuan untuk memanaskan mesin partai jelang Pilgubsu 2018.

“Pimpinan PKS ingin mendengar dan bertemu langsung dengan semua kader di Sumatera Utara. Selain kader kita juga ingin menyapa tokoh masyarakat didaerah. Makanya kegiatan berbentuk safari akan kita lakukan terus secara bergulir, ” ujar Juanda selaku Ketua Humas DPW PKS Sumut.

Menurut Juanda, Safari Dakwah PKS dilakukan dengan dua forum dalam satu titik. Forum pertama bertujuan untuk mengkonsolidasikan kader dan struktur PKS. Hal ini penting karena tersangkutnya kader PKS yang berhasil dimenangkan pada Pilgubsu 2013 menyisakan luka dihati kader, walaupun berangsur pulih.

“Dengan safari dakwah diharapkan tidak hanya pulih namun lebih bersemangat dari sebelumnya,” ungkap Juanda.

Selain konsolidasi kader, Pimpinan PKS juga ingin mendengar langsung kritik dan saran tokoh masyarakat di daerah terhadap PKS dan juga tanggapan tokoh terhadap pelaksanaan pilgubsu 2018. [sak]


Asah Kreatifitas Kader, PKSart Binjai Gelar Pelatihan Disain Grafis

Senin, 23 Januari 2017 / 4 Comments

sumut.pks.id, BINJAI – Kopi darat para anggota Komunitas Kreatif PKS khususnya relawan PKSart Binjai selain dijadikan ajang silaturahim juga sebagai wahana mengasah kemampuan individu tiap anggota dengan mengadakan pelatihan disain grafis di MediaCom Binjai, Ahad (22/01).

Puluhan perserta yang berasal dari Binjai dan Kabupaten Langkat tampak antusias, tekun serta penuh semangat dalam mencerna setiap materi yang disampaikan di pelatihan tersebut.

“Fenomena media visual dan adio visual yang berkembang di keseharian masyarakat kita, terutama pengguna media sosial (Medsos), menyeret kita untuk sigap akan teknologi itu biar nggak gaptek (gagap teknologi -red)” ujar Ketua DPD PKS Kota Binjai, Fitra Syamsurizal dalam sambutannya saat pembukaan acara tersebut.

Lebih lanjut, ia juga menilai bahwa pegiat dakwah dewasa ini mesti mampu mengoptimalkan Medsos sebagai sarana dakwah yang sangat potensial pemanfaatannya. Maka dari itu, pembekalan kemampuan pemanfaatan Medsos dan media pendukungnya bagi kader dakwah dirasa urgen saat ini.

Apresiasi tinggi juga disampaikan Kabid Humas DPW PKS Sumatera Utara, Juanda Sukma, dalam pelatihan yang dipandu Deddy Pranata, SE, itu. Dalam sambutanya, Juanda berharap seluruh Kabupaten – Kota di Sumatera Utara ini dapat mengoptimalkan Komunitas Kreatif PKS sebagai wadah berkumpulnya kader maupun masyarakat umum, khususnya pemuda-pemudi yang memiliki hobi yang sama dan bersama menyalurkan kreatifitasnya di komunitas ini.

“Oleh karenanya, Humas DPW PKS Sumatera Utara akan mendukung penuh langkah-langkah kongkrit yang diupayakan tiap DPD Kabupaten – Kota dalam hal pemberdayaan Komunitas Kreatif PKS ini,” pungkasnya.

Tampak hadir dalam kesempatan itu Kabid Humas DPD PKS Kota Binjai, Hariadi, S.Pd. dan Kabid Humas DPD PKS Kabupaten Langkat, Joko Mariono, M.Pd. [amr]

Humas Harus Dorong Publik Melek Kepentingan Umat

Senin, 10 Oktober 2016 / 3 Comments

sumut.pks.id, JAKARTA - Bidang Humas DPP PKS menggelar PKS Public Relations (PR) Summit di Hotel Ambhara, Jakarta Selatan Jumat (7/10/2016) hingga Ahad (9/10/2016). Gelaran nasional ini dihadiri Ketua Bidang Humas PKS di seluruh Provinsi di Indonesia.

Ketua Bidang Humas DPP PKS Dedi Supriadi menerangkan, reputasi yang dibangun PKS tidaklah disulap dalam satu dua hari. Berkiprah di dunia politik selama 18 tahun bukanlah waktu yang pendek meski bukan waktu yang belum terlalu panjang. Humas, papar Dedi, berada di garis depan dalam membangun reputasi berdasarkan kerja-kerja nyata partai.

Dedi menerangkan, humas berperan besar agar masyarakat semakin melek atau literate, secara aksara, media juga melek politik. Humas, ujarnya, harus menjawab tantangan tersebut dengan melakukan upaya membuat publik, internal dan eksternal,  melek politik, melek media.

 "Dan pastinya melek kepentingan umat," ujar Dedi dalam pembukaan PKS PR Summit, Jumat (7/10/2016).

Dedi melanjutkan, setiap kader di PKS sejatinya adalah humas. Sebab mereka terus menerus membangun reputasi positif lembaga melalui komunikasi persuasif yang terencana dan berkesinambungan.

Dedi berpesan agar humas juga mesti selalu mengikuti perkembangan lingkungan. Salah satu tantangan praktisi humas adalah berubah secara cepat dalam pemanfaatan medium-medium komunikasi politik yang kini semakin beragam. Kerja menjadikan masyarakat melek literasi harus dilakukan sebab saat ini publik dengan mudah digiring ke suatu permasalahan dan menjadi penyebar setia konten-konten yang tidak bermanfaaat.

 "Bahkan malah cenderung menjauhkan umat dari permasalahan sebenarnya," kata Dedi. [pks.id]