Hibah Rp200 Miliar Pemprov Sumut, PKS Apresiasi Dukungan untuk Pendidikan dan Rumah Ibadah

MEDAN — Sekretaris Umum Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumatera Utara, H. Mustafa Ismail, S.E., mengapresiasi penyaluran hibah senilai Rp200 miliar oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Muhammad Bobby Afif Nasution kepada rumah ibadah, yayasan, lembaga pendidikan dan keagamaan, serta mahasiswa penerima beasiswa. PKS Sumut menilai kebijakan tersebut menunjukkan perhatian pemerintah terhadap penguatan pendidikan, kehidupan sosial-keagamaan dan pembangunan sumber daya manusia, sekaligus mendorong agar penyalurannya dilakukan secara transparan, merata dan tepat sasaran.

Mustafa menilai perhatian pemerintah terhadap sektor-sektor tersebut penting karena manfaatnya bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, pembangunan daerah tidak cukup hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga perlu memperhatikan pendidikan, kehidupan sosial dan keagamaan.

“Kami mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang memberikan perhatian kepada rumah ibadah, lembaga pendidikan, yayasan, lembaga keagamaan, serta mahasiswa melalui program beasiswa. Ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Mustafa, Selasa (1/9/2026).

Menurutnya, rumah ibadah memiliki fungsi yang lebih luas daripada sekadar tempat menjalankan aktivitas keagamaan karena juga menjadi ruang pendidikan, pembinaan, kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat. Sementara itu, yayasan dan lembaga pendidikan turut berperan dalam memperluas akses serta meningkatkan kualitas pendidikan bagi masyarakat.

“Di era kepemimpinan Pak Gubernur Bobby Nasution, pembangunan Sumatera Utara tidak hanya berbicara tentang infrastruktur. Pembangunan manusia, pendidikan, kehidupan keagamaan dan penguatan lembaga sosial juga menjadi bagian penting dari pembangunan yang terus dijalankan,” katanya.

Perhatian terhadap mahasiswa melalui program beasiswa juga dinilai penting sebagai investasi jangka panjang bagi pembangunan sumber daya manusia. Mustafa berharap program tersebut dapat terus diperluas dan memiliki skema berkelanjutan, terutama agar mahasiswa dari keluarga kurang mampu maupun mahasiswa berprestasi dapat menyelesaikan pendidikan hingga perguruan tinggi.

“Kami berharap beasiswa ini tidak berhenti sebagai bantuan sesaat. Jika memungkinkan, perlu dibuat skema yang berkelanjutan sehingga mahasiswa penerima beasiswa dapat menyelesaikan pendidikannya hingga selesai. Ini merupakan investasi untuk masa depan Sumatera Utara,” ujarnya.

Di tengah apresiasi tersebut, Mustafa mendorong agar penyaluran hibah terus diperbaiki dengan mengedepankan transparansi, akuntabilitas, pemerataan dan ketepatan sasaran. Menurutnya, besarnya anggaran harus diikuti mekanisme penyaluran dan pengawasan yang baik agar bantuan benar-benar diterima pihak yang memenuhi persyaratan dan membutuhkan.

“Kami tentu berharap prosesnya semakin baik ke depan. Penyaluran bantuan harus dikawal dengan baik agar keinginan Gubernur untuk menghadirkan manfaat bagi rumah ibadah dan yayasan pendidikan dapat terealisasi dengan baik di lapangan. Dengan begitu, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah akan semakin kuat,” tegasnya.

Mustafa menegaskan PKS Sumatera Utara akan terus bersikap konstruktif terhadap kebijakan pemerintah. Program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat akan didukung, namun pelaksanaannya tetap perlu dikawal agar berlangsung transparan, tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Prinsip kami sederhana, setiap program pemerintah yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat tentu harus kita apresiasi dan dukung. Pada saat yang sama, kita juga harus memastikan pelaksanaannya transparan, tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan,” pungkasnya.

Penyaluran hibah tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Pemprov Sumut, rumah ibadah, lembaga pendidikan, yayasan, lembaga keagamaan dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas pendidikan, kehidupan sosial-keagamaan serta pembangunan sumber daya manusia di Sumatera Utara.

Sumber: Waspada, September 2026


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *