Dengar Keluhan Abang Becak, Abdul Rahim Siregar Bentuk Wadah Perjuangan Parbetor

PADANGSIDIMPUAN — Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Fraksi PKS, Abdul Rahim Siregar, menyatakan siap memperjuangkan nasib pengemudi becak motor yang menghadapi ketatnya persaingan transportasi online. Dalam pertemuan dengan ratusan parbetor di Padangsidimpuan, (27/9/2026), Abdul Rahim akan mendorong koordinasi dengan Pemerintah Kota Padangsidimpuan sekaligus menyepakati pembentukan Parsadaan Abang Becak Kota Padangsidimpuan sebagai wadah bersama para pengemudi.

Pertemuan tersebut berlangsung di Kampus Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS), Jalan Sutan Moh. Arif, Kota Padangsidimpuan. Para pengemudi menyampaikan sejumlah persoalan yang mereka hadapi, terutama semakin ketatnya persaingan dengan transportasi online yang dinilai mempersempit peluang mendapatkan penumpang.

Salah seorang pengemudi, Nasution, meminta Abdul Rahim turut memperhatikan keberlangsungan profesi mereka yang selama ini menjadi sumber penghidupan keluarga.

“Tolong kami Pak Abdul Rahim Siregar, bagaimana dengan nasib kami para pengemudi becak motor. Bagaimana nasib keluarga kami, transportasi online sudah tidak segan-segan menjemput sewa di depan kami,” ucapnya.

Nasution juga berharap Pemerintah Kota Padangsidimpuan memberikan perhatian dan solusi terhadap kondisi yang dihadapi para pengemudi.

“Kami yang hadir hari ini menunggu sikap pemerintah Kota Padangsidimpuan. Tolong beri solusi, dan perbaiki nasib kami,” ungkapnya.

Keluhan serupa disampaikan Panca Gultom, pengemudi becak asal Kelurahan Kayu Ombun. Ia mengaku telah menekuni profesi tersebut selama hampir 50 tahun dan membesarkan tujuh anak dari penghasilan sebagai pengemudi becak motor.

“Sudah hampir 50 tahun menekuni ini. Mulai dari becak gobel, Honda dan Vespa. Tujuh anak saya tumbuh dari hasil becak motor dan sekolah hingga Sarjana. Namun, empat bulan lalu saya jual Vespa saya, karena sudah tidak sebanding lagi kerusakan dengan pengeluaran serta pemasukan di era sekarang,” tuturnya.

Menanggapi keluhan para pengemudi, Abdul Rahim menyatakan akan memperjuangkan aspirasi yang disampaikan. Ia juga mengatakan persoalan masa depan becak motor akan segera dikoordinasikan dengan Pemerintah Kota Padangsidimpuan.

“Dan semua aspirasi yang disampaikan para abang-abang kami parbetor, akan kami perjuangkan. Masa depan becak motor akan segera dikoordinasikan dengan Pemerintah Kota Padangsidimpuan,” ucap Abdul Rahim.

Selain mendorong koordinasi dengan pemerintah daerah, pertemuan tersebut juga menyepakati pembentukan Parsadaan Abang Becak Kota Padangsidimpuan. Tujuh orang perwakilan kemudian dikukuhkan sebagai pengurus wadah tersebut.

Abdul Rahim mengatakan keberadaan wadah bersama diperlukan untuk memperkuat kepengurusan dan koordinasi para pengemudi, termasuk dalam upaya memperjuangkan kepentingan mereka.

“Perkumpulan para pengemudi becak motor di Kota Padangsidimpuan harus segera kita bentuk, untuk mendapat legalitas, kepengurusan hingga koordinasi. Jadi, Parsadaan Abang Becak Kota Padangsidimpuan ini akan kita legalkan,” ujarnya.

Ia menegaskan PKS siap memperjuangkan kepentingan para pengemudi becak motor sekaligus mendorong pencarian solusi bagi keberlangsungan profesi tersebut di Kota Padangsidimpuan.

“Kami dari Partai Keadilan Sejahtera siap memperjuangkan dan mencari solusi bagi masa depan parbecak di Kota Padangsidimpuan,” tegasnya.

Sumber: Analisa Medan, September 2026


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *