DSP PKS Gelar TFT Bimteknas untuk Perkuat Disiplin dan Tata Kelola Organisasi

Jakarta-Dewan Syariah Pusat (DSP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyelenggarakan Training for Trainers (TFT) Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) Penegakan Disiplin Partai di Hotel Bidakara, Jakarta, pada 31 Juli hingga 02 Agustus 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi PKS untuk memperkuat implementasi sistem penegakan disiplin serta meningkatkan kualitas tata kelola organisasi secara profesional, objektif, dan berkeadilan di seluruh jenjang kepengurusan.

Pelatihan diikuti oleh pengurus Dewan Syariah Wilayah (DSW), perwakilan Badan Kehormatan Anggota Partai, Majelis Pertimbangan Partai (MPP), Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Syariah Pusat (DSP), serta calon pelatih (trainer) dari berbagai provinsi. Kehadiran berbagai unsur kepengurusan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kesamaan pemahaman dalam penerapan kode etik dan mekanisme penegakan disiplin di lingkungan PKS.

Ketua Dewan Syariah Pusat PKS, K.H. Dr. Muslih Abdul Karim, M.A., menjelaskan bahwa penyelenggaraan TFT Bimteknas merupakan bagian dari strategi pembinaan organisasi untuk menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan pemahaman yang seragam dalam menjalankan penegakan disiplin. Menurutnya, disiplin tidak semata dipahami sebagai mekanisme pemberian sanksi, melainkan sebagai instrumen pembinaan yang membentuk budaya organisasi yang tertib, berintegritas, dan menjunjung tinggi nilai-nilai dakwah.

“Penegakan disiplin bukan semata-mata mekanisme pemberian sanksi, tetapi merupakan instrumen pembinaan untuk membangun budaya organisasi yang tertib, berintegritas, dan menjunjung tinggi nilai-nilai dakwah,” ujar Muslih.

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta memperoleh pembekalan mengenai Kode Etik Partai dan pedoman penegakan disiplin yang berlaku di lingkungan PKS. Proses pembelajaran dikemas secara aplikatif melalui pembahasan studi kasus, praktik penyelesaian perkara, simulasi persidangan, serta teknik fasilitasi pembelajaran. Pendekataan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kompetensi peserta dalam memahami sekaligus menyampaikan materi secara efektif dan sesuai dengan standar yang berlaku.

Muslih menegaskan bahwaa efektivitas penegakan disiplin tidaak hanya ditentukan oleh kualitas regulasi, tetapi juga oleh integritas para pelaksana dan tumbuhnya kesadaraan seluruh kader untuk menjunjung tinggi nilai-nilai organisasi.

“Tata kelola organisasi yang kuat hanya dapat dibangun oleh sistem yang baik dan dijalankan oleh insan-insan yang amanah. Disiplin adalah fondasi untuk menjaga marwah partai sekaligus memperkuat kepercayaan publik,” katanya.

Melalui penyelenggaraan TFT Bimteknas ini, DSP PKS berharap lahir para trainer yang mampu mengawal implementasi sistem penegakan disiplin secara konsisten di seluruh jenjang kepengurusan. Kesamaan standar, profesionalisme, dan integritas para pelaksana diharapkan semakin memperkuat budaya organisasi yang akuntabel serta mendukung terwujudnya tata kelola partai yang kokoh.

Sumber: Website DPP PKS, Agustus 2026


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *