Tokoh Non-Muslim Bergabung, PKS Tegaskan Politik Inklusif untuk Semua

POSO – Bergabungnya tokoh masyarakat sekaligus politisi senior Agustinus P. R. Lengkoan ke Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Poso menjadi cerminan semangat politik yang mengedepankan kesamaan visi pengabdian. Meski dikenal sebagai partai yang berasaskan Islam, PKS menegaskan komitmennya untuk merangkul seluruh elemen bangsa yang memiliki tekad bersama membangun daerah dan melayani masyarakat.

Agustinus resmi menjadi bagian dari PKS dalam prosesi yang berlangsung di sela pelantikan pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKS Kabupaten Poso periode 2026–2029 di Hotel Otanaha, Kecamatan Poso Kota Utara, Sulawesi Tengah, pada Ahad, 26 Juli 2026. Prosesi tersebut ditandai dengan pemasangan jas PKS oleh Ketua Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) PKS Kabupaten Poso, Wahidin Pa’ar, disaksikan Ketua DPD PKS Kabupaten Poso Amir Kusa, jajaran pengurus, kader, dan simpatisan.

Ketua DPD PKS Kabupaten Poso, Amir Kusa, menyambut kehadiran Agustinus sebagai energi baru untuk memperkuat perjuangan PKS dalam membangun Kabupaten Poso.

“Alhamdulillah, secara resmi Bapak Agustinus P.R. Lengkoan bergabung dengan Partai Keadilan Sejahtera. Ini menjadi tambahan kekuatan bagi PKS Poso dalam menghadapi agenda politik ke depan,” ujarnya.

Agustinus merupakan tokoh masyarakat dari keluarga besar Pamona, pensiunan guru, sekaligus politisi yang memiliki pengalaman panjang di dunia politik. Sebagai tokoh non-Muslim, ia mengaku mantap bergabung setelah melihat adanya kesamaan visi dalam mengabdi kepada masyarakat.

Menurut Agustinus, meskipun PKS dikenal sebagai partai politik yang berasaskan Islam, partai tersebut tetap membuka ruang bagi siapa saja yang ingin berkontribusi bagi kepentingan publik. Ia menilai PKS selama ini konsisten memberikan pelayanan tanpa membedakan latar belakang agama maupun golongan. Nilai-nilai itulah yang menguatkan keputusannya untuk bergabung.

Ketua MPD PKS Kabupaten Poso, Wahidin Pa’ar, mengatakan pengalaman dan rekam jejak Agustinus akan menjadi modal penting bagi penguatan organisasi. Karena itu, ia dipercaya mengemban amanah sebagai Dewan Penasehat PKS Kabupaten Poso.

“Pak Agustinus Lengkoan kami tunjuk sebagai Dewan Penasehat PKS Poso. Dengan pengalaman dan ketokohannya, kami optimistis beliau dapat memberikan kontribusi besar dalam memperkuat perjuangan PKS sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat,” katanya.

Dalam sambutannya, Agustinus menyampaikan rasa syukur atas sambutan hangat keluarga besar PKS. Ia menegaskan komitmennya untuk ikut membesarkan partai serta memperjuangkan aspirasi masyarakat di Kabupaten Poso.

“Saya bangga bisa bergabung di PKS Poso. Saya akan bekerja semaksimal mungkin membantu PKS menambah kursi di DPRD Poso menjadi lima kursi. Saya juga telah mengajukan surat pengunduran diri dari partai sebelumnya. Dalam dunia politik, perpindahan pilihan adalah hal yang biasa,” ujarnya.

Bergabungnya Agustinus menunjukkan bahwa perbedaan latar belakang tidak menjadi penghalang untuk berkolaborasi dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat. Berlandaskan nilai-nilai Islam, PKS menegaskan komitmennya untuk terus membangun politik yang inklusif, menghadirkan pelayanan bagi seluruh lapisan masyarakat, serta membuka ruang pengabdian bagi setiap anak bangsa yang memiliki visi yang sama untuk membangun daerah.

Sumber: Website DPP PKS, Juli 2026


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *