MEDAN — Ketua Komisi II DPRD Medan dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Kasman Bin Marasakti Lubis, meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Medan membentuk satuan tugas (satgas) khusus untuk mengantisipasi peningkatan kasus Influenza A. Menurutnya, satgas diperlukan agar koordinasi penanganan lebih optimal dan pelaksanaannya mudah dievaluasi.
“Kalau perlu dibuat tim satgas dari pemko agar penangannya bisa lebih maksimal dan mudah dievaluasi,” ujar Kasman saat diwawancarai, Senin (5/10/2026).
Kasman juga meminta Pemkot Medan segera menyiapkan langkah antisipasi dan sosialisasi yang tepat agar masyarakat tetap tenang. Ia menilai kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan perlu menjadi perhatian untuk menghadapi potensi penyebaran virus.
“Pemkot Medan harus segera membuat langkah-langkah taktis terkait kasus kenaikan influenza, agar masyarakat tidak panik,” ungkapnya.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Medan, sepanjang Januari hingga September 2026 tercatat 15 kasus Influenza A dan tiga kasus Influenza B. Peningkatan kasus Influenza A pada September menjadi perhatian karena virus tersebut mudah menular dari satu orang ke orang lain.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, Surya Syahputra Pulungan, mengatakan pihaknya telah menerbitkan surat kesiapsiagaan kepada seluruh puskesmas dan rumah sakit di Kota Medan. Langkah tersebut ditujukan untuk memperkuat kesiapan fasilitas kesehatan dalam menghadapi kemungkinan penularan.
“Dinkes Medan telah mengeluarkan surat kesiapsiagaan terkait Influenza A untuk disosialisasikan kepada seluruh fasilitas kesehatan, baik Puskesmas maupun rumah sakit,” kata Surya.
Ia juga mengingatkan bahwa kelompok berisiko tinggi perlu mendapat perhatian lebih, terutama lanjut usia (lansia), masyarakat dengan penyakit penyerta atau komorbid, serta pelaku perjalanan luar negeri.
Dinas Kesehatan turut mengimbau masyarakat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, menjaga etika batuk dan bersin, serta menggunakan masker ketika mengalami gejala seperti batuk atau pilek. Masyarakat yang mengalami gejala seperti demam, batuk, nyeri tenggorokan, atau nyeri otot juga disarankan memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan.
Kasman berharap Pemkot Medan dapat menindaklanjuti usulan pembentukan satgas dengan melibatkan pihak terkait. Dengan koordinasi yang baik, sosialisasi yang jelas, dan kesiapan fasilitas kesehatan, upaya penanganan diharapkan lebih terarah sekaligus membantu masyarakat menghadapi peningkatan kasus tanpa kepanikan.
Sumber: Detik Sumut, Oktober 2026


Leave a Reply