Perlintasan Rel Berlubang di Binjai, Abdul Rahim Dorong Solusi Cepat Bersama PT KAI

BINJAI — Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Binjai, Abdul Rahim, mendorong solusi cepat untuk menangani jalan berlubang di perlintasan rel kereta api yang dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan. Dorongan tersebut disampaikan dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk mencari langkah penanganan yang tepat.

Menurut Abdul Rahim, kondisi jalan di perlintasan rel perlu segera ditangani agar tidak menimbulkan risiko bagi masyarakat yang melintas. Untuk penanganan sementara, ia mendorong PT KAI melakukan penimbunan pada bagian jalan yang berlubang sembari menunggu solusi perbaikan yang lebih permanen.

Ia mengusulkan agar penanganan sementara tersebut dapat dilakukan dalam waktu satu minggu. Selain itu, Abdul Rahim menilai Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) juga dapat dilibatkan dalam penanganan jalan berlubang di perlintasan rel melalui koordinasi dan pengajuan surat resmi.

“Balai Teknik Perkeretaapian yang masing-masing perwakilan tiap provinsi ada satu maka ini bisa jadi jalan terbaik juga untuk bersurat agar perbaikan jalan berlubang bisa dikerjakan oleh BTP tersebut,” ujar Abdul Rahim.

Ia menegaskan, pembahasan bersama PT KAI merupakan bagian dari upaya DPRD mencari jalan keluar yang tidak hanya menyelesaikan persoalan secara teknis, tetapi juga mengutamakan keselamatan masyarakat.

“Atas nama rakyat Kota Binjai maka kami mencari solusi dan jalan terbaik dari sebuah kebijakan yang arif dan bijaksana demi menyelamatkan nyawa orang banyak,” kata Abdul Rahim.

Abdul Rahim berharap langkah penanganan sementara dapat segera dilakukan, sembari koordinasi dengan BTP dan pihak terkait diarahkan untuk menghasilkan perbaikan yang lebih menyeluruh. Dengan demikian, kondisi perlintasan rel dapat menjadi lebih aman bagi masyarakat yang setiap hari melintas.

Sumber: Unggahan Resmi Fraksi PKS DPRD Kota Binjai, September 2026


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *