Berita Terkini

Menu

Kebakaran Hutan oleh Perusahaan Asing, Kontrol Pemerintah Lemah

sumut.pks.id, JAKARTA – Anggota komisi IV DPR RI, Andi Akmal Pasluddin, sangat menyayangkan kebakaran hutan yang terjadi di Indonesia. Pasalnya kebakaran hutan ini menyebabkan Indonesia diprotes oleh negara tetangga karena dianggap telah mengirim racun berupa asap serta dituding bertanggung jawab rendah dalam menjaga dan melestarikan hutan. Padahal menurut Akmal, kebakaran hutan ini sebagian besar disebabkan oleh ulah korporasi asing yang ingin membuka lahan untuk aktivitas perusahaan mereka.

“Aktivitas perusahaan asing, baik eksploitasi maupun eksplorasi tambang yang mengakibatkan kebakaran hutan merupakan bukti masih lemahnya kontrol pemerintah terhadap perusahaan-perusahaan ini,” tegas Andi Akmal.

Politisi Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menerangkan, Wakil Presiden Jusuf Kalla juga sudah mengakui, pada 27 April lalu di Forum Konverensi Tingkat Tinggi tentang Daratan Tropis bahwa perusahaan asing sangat berperan besar pada bencana kebakaran hutan Indonesia. Operasi mereka membakar hutan dengan tujuan membuka lahan merupakan tindakan tak terkendali yang mengakibatkan polusi dunia.

Seharusnya, pesan yang disampaikan Jusuf Kalla ini langsung mendapat tanggapan serius dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk segera mengevaluasi seluruh perijinan perusahaan asing yang beroperasi di Indonesia, dimana perusahaan tersebut bersinggungan langsung dengan hutan kita.

Andi Akmal yang juga anggota Badan Anggaran DPR ini melihat, pemerintah seolah tidak kuasa untuk mempertahankan idealisme ketika dihadapkan pada pilihan antara perlindungan lingkungan dan investasi yang besar dari luar. Jumlah total investasi pertambangan yang masuk di negara ini bisa mencapai puluhan triliun rupiah. Tahun 2014, total investasi tambang mineral dan batubara mencapai 7,43 miliar dolar atau setara 74,3 triliun rupiah.

Demi mempertahankan aktivitas pertambangan dengan mengorbankan hutan, pemerintah melakukan kesalahan besar yang sebenarnya sudah disadarinya.

“Lihatlah Indonesia Timur dimana banyak aktivitas pertambangan, yang terjadi adalah selain rusaknya lingkungan,  pertumbuhan ekonomi di daerah lokasi tambang pun tak kunjung membaik,” lanjutnya.

Kontribusi perusahaan tambang kepada daerah sangat minim sehingga menambah lambatnya pertumbuhan ekonomi daerah yang diakibatkan input perusahaan didatangkan dari luar seperti SDM dan pasokan dukungan tambang. Bahkan hasil dari aktivitas tambangpun larinya kepada pusat atau luar negeri sehingga menambah buruknya perekonomian lokasi tambang.

“Jika berani, pemerintah langsung cabut izin perusahaan yang merusak hutan, baik perusahaan luar maupun dari dalam negeri. Jika pemerintah tidak tegas dan goyah akibat bujukan dana, maka upaya penanggulangan kerusakan hutan hanya sebatas lips service saja,” pungkas Andi Akmal. [pks.id]


Share This:

Post Tags:

Jillur Rahman

I'm Jillur Rahman. A full time web designer. I enjoy to make modern template. I love create blogger template and write about web design, blogger. Now I'm working with Themeforest. You can buy our templates from Themeforest.

No Comment to " Kebakaran Hutan oleh Perusahaan Asing, Kontrol Pemerintah Lemah "

  • To add an Emoticons Show Icons
  • To add code Use [pre]code here[/pre]
  • To add an Image Use [img]IMAGE-URL-HERE[/img]
  • To add Youtube video just paste a video link like http://www.youtube.com/watch?v=0x_gnfpL3RM