Berita Terkini

Menu

Sumut Gelar Rakor Perlindungan Anak terhadap Kekerasan Seksual


sumut.pks.id, MEDAN – Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho menegaskan bahwa perlindungan anak dari kejahatan seksual merupakan kewajiban bersama untuk mencegah dan menanggulanginya. Demikian kata sambutannya yang dibacakan Pelaksana Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Sabrina pada pembukaan Rapat Koordinasi Perlindungan Anak Terhadap Kekerasan Seksual, Senin (13/4) di Aula Martabe Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan.

Pada sambutannya Gatot mengatakan kewajiban utama kita untuk melindungi, menghormati, dan memenuhi hak-hak anak agar terhindar dari kejahatan seksual maka kewajiban kita semua pula untuk mencegah dan menanggulanginya sehingga kejahatan seksual pada anak tidak berkembang dan harus diminimalisir bahkan dihapuskan.

Secara khusus diharapkan instruksi Presiden nomor 5 tahun 2014 tentang gerakan nasional anti kejahatan pada anak, hak sipil anak khususnya kepemilikian akte kelahiran merupakan dokumen hukum yang sangat penting untuk mengawal kelangsungan hidup dan tumbuh kembang anak.

"Akte kelahiran juga dibutuhkan untuk menjamin status diri anak dihadapkan hukum dan memastikan bahwa identitasnya tidak dimanupulasi," ujar Gatot.

Hal senada juga disampaikan Ketua Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BK3S) Provinsi Sumatera Utara, Sutias.  Istri dari Gubernur Sumatera Utara ini menyatakan bahwa setiap anak memiliki nilai yang di mata keluara. Maka ironis sekali bila anak yang harusnya dilindungi malah menjadi korban kejahatan maupun seksual.

"Anak itu ibaratnya mahluk yang lemah dan membutuhkan pelindungan orang dewasa juga menjadi generasi penerus kita, maka kewajiban kita semua melindungi anak-anak," jelas Sutias.

Sementara menurut Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait, memberi perlindungan kepada anak tidak hanya sebagai memberi fasilitas juga memberi keamanan agar terhindar dari kejahatan seksual yang semakin memprihatinkan. Pasalnya pelaku kejahatan adalah orang di sekeliling korban, bisa itu ayah, ibu ,saudara maupun lingkungan sekitar seperti sekolah serta temannya sendiri.

"Banyak saya temui kalau pelaku kejahatan juga kejahatan seksual anak adalah orang dekat anak itu sendiri yakni ayah memperkosa putrinya sendiri atau si anak perempuan dijual ayahnya, "paparnya.

Untuk itu Arist Merdeka Sirait sangat berharap untuk memutus mata rantai dari pelaku kejahatan. Pemerintah harus memberi sanksi berat seperti maksimal hukuman mati dan minimal hukuman 25 tahun atau pelakunya dikebiri.

"Ini tujuannya untuk membuat efek jera kepada pelaku. Karena pelaku kejahatan hingga saat ini nyaris semua dihukum ringan bahkan tak sedikit yang bebas. Dikarenakan meski ada bukti, para penegak hukum selalu meminta kesaksian atas kasus kejahatan," lanjut Arist Merdeka Sirait.

Selain memutuskan mata rantai, Arist juga menilai pentingnya dokumen mengesahkan seorang anak seperti akte kelahiran, meski anak tersebut tidak memiliki orang tua.

"Disini perlunya peran pemerintah setempat untuk memberikan hak anak, agar anak tersebut diakui oleh negara melalui dokumen akta kelahiran," tegasnya.

Sementara Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPIAD) Sumatera Utara, Zahrin Piliang memaparkan salah satu bentuk kejahatan pada anak dari lingkungan keluarga adalah sikap sebagian orang tua yang memilih menempatkan anaknya di panti asuhan daripada mengasuh sendiri disebabkan faktor ekonomi orang tua.

"Padahal seperti kita ketahui 80 peren anak-anak penghuni panti bukan karena ketiadaan orangtua melainkan ekonomi. Sementara kualitas sarana dan prasanan panti jauh dari standar yang ditetapkan pemerintah termasuk kompentensi para pengasuh panti,"kata Zahrin.

Pada Rakor ini para pembicara meminta kepada pemerintah maupun lembaga swadaya masyarakat serta masyarakat untuk bekerja sama untuk memberi hak anak untuk menuju dan membangun generasi muda lebih unggul. [pks.id]

 

Share This:

Post Tags:

Jillur Rahman

I'm Jillur Rahman. A full time web designer. I enjoy to make modern template. I love create blogger template and write about web design, blogger. Now I'm working with Themeforest. You can buy our templates from Themeforest.

No Comment to " Sumut Gelar Rakor Perlindungan Anak terhadap Kekerasan Seksual "

  • To add an Emoticons Show Icons
  • To add code Use [pre]code here[/pre]
  • To add an Image Use [img]IMAGE-URL-HERE[/img]
  • To add Youtube video just paste a video link like http://www.youtube.com/watch?v=0x_gnfpL3RM